UMKM Wajib Punya Hak Paten Produk, Ini Keuntungannya : Okezone Economy

BANDUNG – Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) didorong untuk memiliki hak paten atas produk atau brand dagangnya. Dari sekitar 6 juta UMKM di Jabar, baru sekitar 36.600 pelaku usaha yang mengajukan permohonan paten atau merek.

“Di Jabar ada 6 juta UMKM. Tapi dari jumlah itu, baru berapa yang sudah memiliki hak paten. Kami terus dorong pelaku UMKM, agar potensi market dari e-crafnya yang cukup tinggi bisa dimanfaatkan,” kata Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Kementerian Hukum dan HAM Min Usihen, Sabtu (5/8/2923).

Menurutnya, Jawa Barat termasuk provinsi yang pengajuan hak kekayaan intelektualnya cukup besar dibandingkan daerah lainnya. Pada 2022, terdapat 36.600 permohonan hak cipta atau merek. Dia berharap tahun 2023 bisa terus meningkat lagi.

“Tidak hanya perlindungan patennya saja, tetapi dibantu komersialisasinya juga. Sehingga mereka bisa merasakan manfaatnya. Karena, perlindungan kekayaan intelektual ini bisa mendorong bergeraknya banyak sektor ekonomi seperti pariwisata,” kata dia.

Dirinya berharap peningkatan itu terus terjadi agar ekosistem kekayaan intelektual mulai dari menciptakan kemudian melindungi sampai dengan memasarkan atau pemanfaatannya itu bisa terus dilakukan. Hal tersebut untuk meningkatkan perekonomian di daerah, maupun untuk peningkatan pendapatan dari para UMKM atau pelaku ekonomi kreatif.

Dengan didaftarkannya suatu karya akan mendapatkan perlindungan. Kemudian ada nilai ekonomi yang akan didapatkan. Karena dengan nilai suatu ciptaan kreatif akan meningkat daya jual yang lebih tinggi. Efeknya meningkatkan perekonomian.

Baca Juga: Bertabur Hiburan dan Edukasi Keuangan, Pesta Rakyat Simpedes 2023 Siap Menyapa Warga Bandung


Follow Berita Okezone di Google News


Menurut dia, event Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) merupakan upaya bersama yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM dalam hal ini Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat bekerjasama dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mendorong kekayaan intelektual yang ada di wilayah provinsi Jawa Barat.

Baca Juga  Podcast Aksi Nyata: Eva Mutia Sebut Perempuan Indonesia Masih Skeptis Soal Politik : Okezone Lifestyle

Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) adalah rangkaian kegiatan bertema Kekayaan Intelektual yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perlindungan kekayaan intelektual serta mendorong pengembangan potensi kreativitas di bidang tersebut. Acara ini berfokus pada para pemuda dan pelaku kreatif di Jawa Barat, untuk mendorong terciptanya lingkungan yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Rangkaian acara MIC berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Jawa Barat. Berikut adalah beberapa highlight dari acara Mobile Intellectual Property Clinic.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *