6.872 Hektare Wilayah Kumuh Sudah Jadi Permukiman Layak Huni dan Produktif : Okezone Economy

JAKARTA – Kementerian PUPR terus berupaya menyelesaikan wilayah kumuh yang ada di Indonesia. Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pun sudah dijalankan hingga mencapai 69%.

Kotaku bertujuan meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru.

Dilansir dari akun Instagram @kemenpupr, Sabtu (5/8/2023), saat ini Kementerian PUPR sedang di paruh kedua proyek Kotaku dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)-nya yang berawal dari 2020, dan berakhir pada 2024.

6.872 hektare (Ha) dari total target seluas 10.000 Ha telah tuntas menjadi permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Adapun beberapa tempat yang sudah tuntas dikerjakan adalah Kawasan Teluk Kelayan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Kawasan Kauman & Polehan, Malang, Jawa Timur; dan Kawasan Teras Parit, Pontianak, Kalimantan Barat.

“Bukan hanya dilakukan pada permukiman di bantaran sungai, program ini juga dilakukan pada permukiman di dekat tempat pembuangan sampah ataupun kampung padat penduduk di perkotaan,” tulis Kementerian PUPR.

Baca Juga: Bertabur Hiburan dan Edukasi Keuangan, Pesta Rakyat Simpedes 2023 Siap Menyapa Warga Bandung


Follow Berita Okezone di Google News


Secara spesifik, program Kotaku adalah upaya meningkatkan kualitas permukiman yang dilakukan melalui rekonstruksi dan penguatan fasilitas publik.

Mereka mengenal apa yang disebut ‘Gerakan 100-0-1-00’ yang apabila diterjemahkan menjadi 100% akses air minum layak, 0% permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Baca Juga  Atasi Polusi Udara, Modifikasi Cuaca Jabodetabek Dilakukan Mulai Awal Pekan Ini : Okezone Nasional

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *