Rektor UNS Yakin Wisudawan Siap Taklukan Rintangan di Masa Depan : Okezone Edukasi

JAKARTA – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho menilai, Wisuda UNS Periode VIII Tahun 2023 terasa spesial karena bertepatan dengan Peringatan 95 tahun Hari Sumpah Pemuda.

Di hadapan Wisudawan, Jamal menyampaikan bahwa peringatan ini relevan dengan semangat dan kerja keras 1.449 wisudawan yang sebentar lagi akan berkiprah bersama dan bergandengan tangan memajukan bangsa Indonesia.

“Saya percaya, meskipun keadaan masa depan masih saja sulit diprediksi, para lulusan UNS akan berhasil menaklukkan setiap rintangan dan ujian dengan bekal percaya diri, tekad yang kuat, dan potensi yang dimiliki,” ujar Jamal, Minggu (29/10/2023).

Kerja keras dan semangat wisudawan dibuktikan dengan prestasi membanggakan. Hal ini karena jumlah Wisudawan UNS periode VIII berpredikat dengan pujian atau cumlaude mencapai 72,7%. Prof. Jamal menegaskan, tingginya jumlah wisudawan cumlaude menandakan bahwa kualitas akademik di UNS menunjukkan tren yang semakin baik.

Pernyataan Jamal ini relevan dengan pengakuan lembaga pemeringkatan dunia Time Higher Education (THE) World University Ranking (WUR) 2023 yang menempatkan UNS sebagai ranking 7 kampus terbaik di Indonesia.

“Semoga kehadiran dan kontribusi Saudara akan menjadi poin positif bagi UNS yang akan terus berjuang berada di posisi 10 besar kampus terbaik di Indonesia dan mencapai target 500 top ranking kampus di dunia,” tutur Prof. Jamal.

Rektor UNS tersebut juga berpesan, para wisudawan akan merasakan sensasi perjalanan hidup yang sesungguhnya. Babak baru telah menunggu mereka dan akan menjadi ajang pembuktian kekuatan ilmu dan keterampilan yang telah dimiliki. Keterampilan dan ilmu yang dimiliki harus digunakan untuk melayani dan membantu kebutuhan masyarakat, bangsa, dan negara. Setelah ini, status wisudawan akan berubah menjadi Alumni UNS. Sudah selayaknya jika almamater UNS menaruh harapan agar kiprah mereka dimanapun berada tetap memberi manfaat bagi UNS dan masyarakat luas.

Baca Juga  Nenek Usia 90 Tahun Ditemukan Hidup di Bawah Reruntuhan Lima Hari Setelah Gempa Jepang : Okezone News


Follow Berita Okezone di Google News


Lebih lanjut, Prof. Jamal menjelaskan bahwa perkembangan dunia kerja dan dunia industri semakin meningkat setiap tahun. Pendidikan harus berorientasi pada kebutuhan kompetensi dunia kerja. Pendidikan yang diambil wisudawan berfungsi untuk mengembangkan keterampilan dan pola pikir untuk mempersiapkan lulusan yang siap bekerja.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan upaya memastikan agar perguruan tinggi selalu relevan dengan kebutuhan dan perubahan zaman. Kampus sebagai jembatan dari dunia pendidikan ke dunia kerja berupaya memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memasuki dunia profesi.

“Inilah pentingnya Saudara dibekali dengan kompetensi ilmu dan keahlian. Karena saya yakin, dengan kompetensi keilmuan yang terus menerus diasah dan keahlian yang senantiasa dilatih, akan menjadikan Saudara memiliki kemampuan bersaing di dunia kerja,” sambung beliau.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *