Paman Cabuli Keponakan Lalu Rekam Aksi Bejatnya, Ketahuan Anak Sendiri : Okezone News

PESAWARAN – Seorang pria berinisial W ditangkap unit PPA Satreskrim Polres Pesawaran lantaran diduga telah melakukan pencabulan terhadap korban di bawah umur.  W yang merupakan warga Desa Padang Cermin, Pesawaran tersebut diamankan polisi di rumah kontrakannya yang terletak di Desa Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kamis (14/3/2024).

Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin mengatakan, korban berinisial IAP (10) seorang siswa sekolah dasar tersebut merupakan keponakan pelaku W. 

 BACA JUGA:

“Jadi pelaku ini merupakan paman kandung korban,” ujar Supriyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2024). 

Supriyanto mengungkapkan, peristiwa pencabulan tersebut berawal saat pelaku yang tengah berada di rumah korban di Desa kurungan nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran tersebut menarik paksa korban untuk masuk ke dalam kamar.

Kasat melanjutkan, saat berada di kamar, korban dibujuk untuk tidur di atas kasur dan ditawarkan bermain handphone milik pelaku.

“Dengan rayuan mautnya, pelaku berhasil mencabuli korban dan merekam aksi bejatnya menggunakan handphone milik pelaku yang dipinjamkan ke korban,” ungkap Supriyanto.

Supriyanto menambahkan, seiring berjalannya waktu, anak pelaku W yang tengah meminjam handphone milik ayahnya tak sengaja melihat video bejat yang direkam pelaku. 

BACA JUGA:

Tragis! Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung, Kakak, hingga Dua Pamannya 

“Anak korban kemudian memberitahukan video tersebut kepada ibunya,” ucap Kasat. 

Selanjutnya keluarga korban yang mengetahui perbuatan bejat pelaku kemudian melapor ke Polres Pesawaran guna ditindaklanjuti.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan rangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumah kontrakannya. 





Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Klik di Sini! Ini Link Live Streaming Timnas Suriah vs India di Piala Asia 2023: Laga yang Pengaruhi Nasib Timnas Indonesia : Okezone Bola

Saat dilakukan interogasi, lanjut Supriyanto, pelaku mengakui perbuatannya terhadap korban. Namun pelaku mengaku lupa kapan peristiwa bejat itu terjadi.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 81 Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *