Emiten Mobil Bekas ASLC Raup Laba Rp16,9 Miliar di Kuartal I-2024 : Okezone Economy

JAKARTA PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mencatatkan laba bersih sebesar Rp16,9 miliar di kuartal I-2024. Angka itu melonjak hingga hampir 8 kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Peningkatan laba bersih secara signifikan dari emiten perdagangan otomotif bekas ini didukung oleh pendapatan yang mencapai Rp183,3 miliar di periode ini.

Presiden Direktur ASLC, Jany Candra mengatakan, momentum Lebaran menjadi salah satu pendorong melesatnya kinerja perseroan.

“Selain faktor Lebaran, naiknya harga mobil baru juga membuat sebagian masyarakat beralih membeli mobil bekas, sehingga turut mendorong peningkatan permintaan mobil bekas,” kata Jany dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (28/4/2024).

Jany menjelaskan, jumlah unit terjual melalui lelang, baik kendaraan roda dua dan roda empat, di bisnis lelang JBA mencapai total 28.712 unit, tumbuh 48% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun bisnis jual beli mobil bekas retail mencatatkan penjualan total 725 unit, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Peningkatan penjualan juga didukung oleh tren peningkatan penjualan yang selalu terjadi menjelang lebaran. Naiknya permintaan mobil bekas juga dipengaruhi oleh kenaikan harga mobil baru yang membuat sebagian masyarakat beralih membeli mobil bekas.

Baca Juga: instalasi-interactivity-gaungkan-keselarasan-dalam-pameran-arch-id-2024


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Sementara itu, bisnis gadai yang baru dirintis perseroan juga terus menunjukkan peningkatan,” ujar Jany.

Melihat perkembangan di kuartal pertama ini, perseroan optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh positif. Ekspansi pembukaan cabang-cabang baru juga diharapkan akan mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan. Selain itu, bisnis gadai yang baru dimulai pada semester 2 tahun 2023 juga memberikan kontribusi yang terus bertumbuh terhadap pendapatan perseroan.

Baca Juga  Kantongi Laba Rp44,2 Triliun di Kuartal III-2023, Dirut BRI Ungkap Penopangnya : Okezone Economy

“Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, diharapkan pendapatan dan laba perusahaan dapat bertumbuh minimal dua digit pada tahun 2024,” imbuh Jany.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *