Aksi di Gedung DPR Sempat Memanas, Mobil Komando Dirusak Pedemo Lain : Okezone Megapolitan

JAKARTA – Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) hari ini melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Dalam aksinya, mereka mendukung pemerintah RI untuk tidak terprovokasi oleh pedemo yang tidak bertanggungjawab.

Namun, rombongan tersebut tiba-tiba diserang oleh pendemo lain yang diduga bagian dari yang menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimakzulkan. Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah orang terluka, hingga mobil komando yang mereka bawa dirusak oleh oknum pedemo lain.

Dalam keterangan tertulisnya, Koordinator aksi GMPD Lingga Nasution mengatakan, beberapa teman-temannya yang ikut melakukan aksi menjadi korban penyerangan tersebut. Dia juga mengaku sangat kaget, kenapa aksi damai yang mereka lakukan harus diserang.

“Selain kerugian materi, mobil komando dirusak parah, penganiayaan serta intimidasi di lokasi aksi kami juga mengalami luka-luka. Beberapa peserta aksi yang hendak menyuarakan aspirasi malah menjadi korban kekerasan di lokasi,” ujarnya, Jumat (1/3/2024).

Kemudian, Lingga menegaskan meskipun mengalami intimidasi serta teror oleh oknum tidak bertanggungjawab, dirinya dan teman-temannya tidak akan gentar untuk menyuarakan kebenaran.

“Kita harus meletakkan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. Kami walaupun diserang dan diintimidasi, harus tidak boleh menyerah. Walaupun mobil komando dan kerugian sejumlah materi yang kami rasakan,” ujarnya.




Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Pihaknya tidak akan membiarkan kejadian tersebut berlalu begitu saja. Lingga mengaku sudah melaporkan kasus penyerangan tersebut ke Polres Jakarta Pusat. Mereka pun mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelakunya.

Baca Juga  Resolusi 2024 Jeje Govinda: Bisa Punya Satu Anak Lagi : Okezone Celebrity

“Negara ini negara hukum, mengemukakan pendapat sudah dilindungi undang-undang, jangan sampai kejadian ini terulang kepada aktivis yang lain. Oleh karena itu kami menempuh jalur hukum yang sudah difasilitasi oleh negara,” tuturnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *